Wall Street Diramal Akan Liar Beberapa Hari ke Depan

FILE - In this Oct. 14, 2020 file photo, the American Flag hangs outside the New York Stock Exchange in New York.Stocks were posting strong gains in early trading Thursday, May 13, 2021, following three days of losses and the biggest one-day drop in the S&P 500 since February. (AP Photo/Frank Franklin II, File)

Bursa saham Amerika Serikat (AS) belum banyak bergerak pada perdagangan Senin (24/4/2023). Para pelaku pasar menanti rilis earning raksasa teknologi.

Indeks Dow Jones dan S&P 500 dibuka menguat masing-masing 0,1%, sementara Nasdaq turun 0,1%.

Beberapa perusahaan teknologi seperti Alphabet, Microsoft, Amazon dan Meta akan merilis earning dan banyak dinanti pelaku pasar.

“Banyak perusahaan menggunakan 2022 untuk membuang semua hal buruk ke dalam pendapatan mereka. Saya tidak akan terkejut jika melihat banyak kejutan dari laporan pendapatan mereka,” kata https://toto-jp-slot.online/ Aswath Damodaran, profesor keuangan di New York University, dalam acara Closing Bell CNBC Internasional, Jumat pekan lalu.

Berdasarkan data dari FactSet hingga dari semua emiten di S&P 500 melaporkan pendapatan mereka, sebanyak 76% mampu lebih tinggi dari estimasi.

Selain itu, pelaku pasar terus memantau rilis data ekonomi terbaru yang bisa mempengaruhi keputusan suku bunga bank sentral AS (The Fed).

“Alasan kenapa kita fokus pada data ekonomi sebab kami pikir narasi investor masih seputar suku bunga The Fed. Dan data ekonomi dalam tujuh atau 10 hri ke depan akan menjadi¬†sesuatu yang besar dan mempengaruhi apa yang akan dilakukan The Fed,” kata Greg Bassuk, CEO AXS Investment.

Bassuk memperkirakan data tersebut akan bervariasi ada yang bagus ada yang buruk, sehingga memicu ketidakpastian dan volatilitas tinggi di pasar saham.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*